Bisnis

Film Action Indonesia 2017

Film Action Indonesia 2017

Surau dan Silek (2017)

Film action Surau dan Silek (2017) menceritakan Adil, seorang anak yatim, yang sangat menginginkan Ayahnya masuk surga dengan menjadi anak saleh. Namun Adil juga ingin memenangkan pertandingan silat di kampungnya, karena ia kalah dari Hardi pada pertandingan sebelumnya. Hardi melakukan kecurangan dengan menyiramkan serbuk jerami ke mata Adil. Adil tidak bisa membuktikan kecurangan tersebut. Teman Adil; Dayat dan Kurip mendukung upaya Adil untuk mempersiapkan diri menuju pertandingan enam bulan lagi. Adil, Dayat dan Kurip mengalamai berbagai rintangan: guru silat mereka pergi merantau; pertikaian terjadi di antara mereka bertiga; Hardi dan kawan kawan selalu membully mereka; upaya mencari guru silat pengganti gagal; dan jadwal pertandingan bertepatan dengan Lomba IPS yang diikuti Kurip. Rani,  teman sekolah mereka yang mengagumi Adil, diam-diam mencarikan solusi.

Merah Putih Memanggil (2017)

Film action Indonesia ini menceritakan Sebuah kapal pesiar berbendera Indonesia dibajak teroris internasional di perairan Indonesia. Satu awak kapal ditembak mati, empat lainnya, termasuk kapten beserta tiga warga Perancis, satu warga Kanada dan satu warga Korea Selatan diculik dan dibawa ke suatu daerah di bagian selatan negara tetangga. Pimpinan penculik meminta tebusan dari negara-negara yang warganya diculik. Berkat pendekatan dari pemerintah Indonesia, negara tetangga tersebut memberi ijin kepada TNI masuk ke daerahnya untuk membebaskan sandera dalam waktu 2×24 jam. TNI membuat Operasi Gabungan kemudian TNI AD melakukan operasi pendadakan dengan mengirimkan satu team dari Batalyon Anti Teror Kopassus yang diterjunkan malam hari secara free fall. Mereka dibantu pesawat tempur dari TNI AU, serta kapal-kapal perang TNI AL di pantai, serta operasi Kopaska (Pasukan Katak) dan Batalyon Marinir.

Ten: the Secret Mission (2017)

Satuan Inteligen Rahasia Negara atau SIS (The Secret Intelligent Service) yang dipimpin oleh seorang Jenderal (Roy Marten) merekrut 10 model mantan atlet bela diri untuk membebaskan sandera bernama Kelly (Quinlin), anak duta besar Amerika yang disandera di sebuah pulau. Dalam film action ini diceritakan  Tebusannya: 50 trilyun rupiah yang ditransfer ke beberapa bank di Rusia, Swiss dan Columbia. Presiden RI mendapat tekanan dari Amerika: jika dalam 7 kali 24 jam tidak berhasil membebaskan Kelly, Navy Seal akan mengambil alih penyerangan.Ancaman paling menakutkan adalah eksekusi Kelly dan seluruh penduduk pulau.

Night Bus (2017)

Film action ini menceritakan tentang Sekelompok orang menumpang sebuah bus untuk menuju Sampar, sebuah kota yang terkenal kaya akan sumber daya alamnya. Sampar dijaga ketat oleh sekelompok tentara yang siap siaga melawan para militan pemberontak yang menuntut kemerdekaan atas tanah kelahiran mereka. Setiap orang yang menumpang bus ini memiliki tujuannya masing-masing. Mereka berpikir bahwa ini akan menjadi perjalanan menuju daerah konflik yang seperti biasa, tanpa mereka sadari ada penyusup yang membawa pesan penting yang harus di sampaikan ke Sampar. Pesan penting yang dapat mengakhiri konflik yang terjadi. Kehadiran penyusup ini membahayakan semua penumpang, mengingat dia dicari oleh kedua pihak yang tengah bertikai, baik dalam keadaan hidup ataupun mati. Situasi menjadi semakin menegangkan ketika semua orang harus memperjuangkan hidupnya di sela-sela desingan peluru. Mereka bahkan harus menghadapi pihak lain yang justru tidak menginginkan konflik berakhir. Kaum oportunis, pemelihara konflik karena mereka hidup dari konflik Tidak ada yang tahu, siapa yang akan mati dan siapa yang akan tetap hidup.

 

Pertaruhan (2017)

Film action Indonesia ini menceritakan tentang Empat bersaudara, Ibra (Adipati Dolken), Elzan (Jefri Nichol), Amar (Aliando Syarief), dan Ical (Giulio Parengkuan), hidup sederhana bersama ayah mereka, Musa (Tio Pakusadewo) yang bekerja sebagai satpam di sebuah bank. Keluarga ini sudah kehilangan ibu sejak Ical dilahirkan. Kehilangan istri yang biasa mengurus rumah dan anak-anak membuat Musa gamang dalam membesarkan anak-anaknya. Hubungan antara dirinya dan ketiga anaknya yang remaja menjadi tidak harmonis. Suatu hari Musa diberhentikan dari pekerjaannya dan penyakit paru-parunya semakin parah. Ibra, anak pertama, mengumpulkan adik-adikya untuk mencari dana untuk penyembuhan ayah mereka. Mereka tidak sanggup membayar biaya pengobatan ayah. Selalu menemui jalan buntu, akhirnya mereka mengambil keputusan nekat demi ayah

 

 

 

 

 

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close