Bisnis

Sinopsis Film Dilan

Sinopsis Film Dilan

Anda tentu anda sudah mendengar mengenai desas desus perihal film yang dianggap akan sangat fenomenal ini. Berjudul “Dilan”, film ini merupakan film yang ceritanya diangkat dari sebuah novel berjudul “Dia Adalah Dilanku Tahun 1990”. Novel ini merupakan karya dari penulis kebanggaan Indonesia, Pidi Baiq. Film Dilan Belum ditayangkan saja, film ini sudah mampu menyedot perhatian masyarakat. Mereka mengaku sangat menunggu tayangnya Film Dilan ini.

Film Dilan sendiri kabarnya akan diproduksi oleh Falcon Pictures. Menurut novel yang sudah lama beredar, film ini menceritakan tentang sosok remaja bernama Dilan. Ia merupakan remaja lelaki yang terkenal sebagai badboy. Meski begitu, Dilan juga memiliki karakter yang unik.

Jika membicarakan soal cerita dari film ini mungkin seolah tak ada habisnya. Hal ini dikarenakan ceritanya yang dikemas dengan sangat menarik. Tak heran jika novelnya saja mampu terjual sangat laris dan diprediksi pula bahwa Film Dilan ini akan mendulang kesuksesan besar seperti novelnya. Sekarang saja sudah banyak orang yang penasaran akan seperti apa film ini digarap.

Film ini akan melakukan proses syuting di Bandung hingga Juli 2017 ini. Film ini juga direncanakan tayang serentak dibioskop pada Desember 2017 mendatang atau mungkin saat libur akhir tahun ini.

Detail :

  • Judul : Dilan
  • Penulis : Pidi Baiq
  • Produksi : Falcon Pictures
  • Sutradara : Fajar Bustomi
  • Lokasi : Bandung

Sinopsis Film Dilan yang di ambil dari novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Novel Dilan ini menceritakan sebuah kisah seorang perempuan yang bernama Milea. Milea merupakan seorang murid yang baru saja pindah dari Jakarta. Ketika Milea pergi menuju sekolahnya, dia bertemu dengan teman yang kebetulan satu sekolahan dengannya. temannya itu adalah seorang yang suka meramal.

Laki-laki yang suka meramal itu berkata bahwa nanti mereka berdua akan bertemu di kantin sekolah. Pada awalnya Melia acuh dengan lelaki itu, tapi dia merasa terganggu karena setiap hari laki-laki itu selalu saja menghampirinya. Milea pun mau tidak mau mencari tahu laki-laki itu. Ternyata laki-laki itu bernama Dilan.

Pada suatu hari, ketika Dilan membuntuti Milea ketika pulang menggunakan angkot Dilan berkata, ” Milea, kamu itu cantik, akan tetapi aku belum cinta kepadamu. Tak tahu jika sore. Tunggu saja”. Kata yang diucapkan Melia menjadikan jantungnya berdetak dengan kencang, mungkin saja dia kaget dengan apa yang diucapkan oleh Dilan. Dengan diam Melia mendengar ucapan Dilan, saat itu juga Melia teringat dengan pacarnya bernama Beni yang tinggal di Jakarta.

Dilan mendekati Milea memakai cara yang unik dan tak biasa, mungkin karena hal itu Milea terus memikirkannya. Dilan meberikan hadiah kepada Melia sebuah cokelat melalui POS, Dilan pun membawa seorang tukang pijat ketika Milea jatuh sakit, Dilan memberik sebuah TTS ( teka teki silang ) kepada Melia untuk hadiah ulang tahunnya, yang lucunya TTSnya itu ada tulisan “Selamat Hari Lahir Melia, Ini aku persembahkan hadiah untuk kamu, Hanya sebuah TTS, tapi semuanya sudah aku isi, aku cinta kamu, aku tidak ingin kamu jadi pusing karena mengisi TTS ini”.

Waktu pun terus bergulir, Dilan dan Milea pun semakin akrab. Milea tahu tentang Dilan beberaa hal dari temannya yang bernama Wati, sepupu Dilan sekelas dengan Milea. Sekolah Milea mendapatkan kesempatan untuk mengikuti acara cerdas cermat yang diselenggarakan oleh TVRI, para siswa yang tidak mengikuti lomba boleh untuk memberikan semangat kepada teman-temannya yang mengikti lomba.

Milea pun ikut, dia pun sudah memiliki rencana untuk bertemu pacarnya Beni. Milea lama menunggu Beni yang janji akan bertemu di TVRI, akan tetapi Beni tidak datang-datang. Pada akhirnya, Milea pergi unutk makan bersama temannya Wati dan Wanda. Ketika itu Beni datang dengan penuh emosi dan marah melihat Milea makan dengan laki-laki selain dirinya. Hubungan mereka kandas ketika itu juga. Jelang beberapa hari Beni mengajak Milea untuk kembali menjadi pacarnya, tapi Milea menolak penawaran Beni.

Suatu ketika Milea Bertemu dengan ibuna Dilan. Ternyata, ibunya Dilan asiknya sama seperti Dilan. Ibunya Dilan pun senang dengan Milea, jadi ibunya Dilan memberikan dukungannya agar mereka jadian.

Akhirnya mereka berdua pun resmi pacaran. Sampai-sampai, Dilan membuat surat resmi dilengkapi materai yang isinya seperti teks proklamasi.

 

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close